Open Access Statement

Jurnal Levitasi: Jurnal Komunikasi Media dan Budaya menganut prinsip-prinsip Akses Terbuka (Open Access) sebagai langkah untuk mempromosikan pertukaran pengetahuan secara global. Kami percaya bahwa hasil penelitian ilmiah harus tersedia secara bebas untuk masyarakat luas demi mendukung penyebaran pengetahuan, kemajuan ilmu pengetahuan, dan inovasi.

1. Prinsip Akses Terbuka

Jurnal Levitasi menerbitkan semua artikel di bawah model Akses Terbuka, yang berarti:

  • Semua artikel dan konten yang diterbitkan dapat diakses secara online segera setelah publikasi, tanpa memerlukan langganan atau pembayaran dari pembaca (Gratis untuk Pembaca).

  • Jurnal ini tidak membebankan biaya unduh, biaya akses, atau biaya keanggotaan kepada pengguna individu atau institusi.

2. Lisensi Konten (Creative Commons Attribution)

Untuk memastikan penggunaan kembali yang maksimal, semua konten di Jurnal Levitasi dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).

Lisensi ini secara eksplisit mengizinkan pembaca, peneliti, dan lembaga untuk:

  • Menyalin dan mendistribusikan artikel yang telah diterbitkan.

  • Mengubah atau mengadaptasi materi untuk tujuan apa pun (termasuk penggunaan komersial),

  • Asalkan atribusi (pengakuan/kredit) yang benar diberikan kepada penulis asli dan sumber publikasi, yaitu Jurnal Levitasi: Jurnal Komunikasi Media dan Budaya.

3. Pembiayaan Publikasi (Article Processing Charges/APC)

Jurnal Levitasi dapat mengenakan Biaya Pemrosesan Artikel (Article Processing Charge - APC) kepada penulis atau institusi penulis untuk menutupi biaya yang terkait dengan proses editorial, peer review yang ketat, produksi, hosting online, dan pengarsipan. Meskipun demikian, Jurnal Levitasi memastikan bahwa keputusan editorial dan peer review sepenuhnya independen dari pembayaran APC.

4. Hak Mandiri Penulis (Author Rights)

Berdasarkan model Akses Terbuka dan lisensi CC BY 4.0, Penulis mempertahankan hak cipta penuh atas karya mereka. Penulis diperbolehkan untuk melakukan self-archiving (menyimpan mandiri) versi naskah mereka (Pre-print, Post-print, atau bahkan PDF Versi Penerbit) di repositori institusi, situs web pribadi, atau database lain, segera setelah publikasi. Hal ini sejalan dengan komitmen Jurnal Levitasi untuk memaksimalkan akses dan visibilitas penelitian.

Dengan mengadopsi model Akses Terbuka ini, Jurnal Levitasi bertujuan untuk mempercepat sirkulasi pengetahuan dalam bidang Komunikasi Media dan Budaya, menjadikannya sumber daya yang vital bagi para akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan di seluruh dunia.